Pernikahan dan Printilannya part (1)

Sebenarnya tidak tentang pernikahan, tapi tentang memiliki anak. 

Tinggal dirumah dengan keponakan yang silih berganti dititipin itu rasanya campur aduk ya. Seneng iya, tapi bisa sebel juga apalagi dimomen lagi ribet. Dirumah bisa dikatakan cuma gue lah tante yang mau ngelonin keponakan, cari kegiatan, ikut berkegiatan (hampir seharian). Dan aku turut letih :"

Merasakan ini semua dikala belum menikah sebenarnya menambah perspektif baru. Memahami pola anak kecil, melihat rutinitas yang penting diperhatikan, melihat pemberian nutrisi; makanan ke anak kecil, memahami pola komunikasi yang ada didalam keluarga sangat mempengaruhi cara mereka berkomunikasi dan menghargai sekitarnya. Dannnn...mengukur kesiapan mental gue dikala nanti memiliki anak. Apa yang perlu dipelajari, dikomunikasikan, diperhatikan dengan pasangan. 

Gue melihat komunikasi antara ibu-bapaknya sangat mempengaruhi komunikasi anak ke orang yang lebih dewasa, anak ke dirinya sendiri, dan anak ke teman sebaya nya. Betapa kehadiran utuh dari mereka ini, multiplier efectnya besar sekali. Itulah mengapa gue sangat memahami ada nasihat orang tua yang mengatakan "jangan nikah pisah jarak (a.k.a LDM), apalagi sudah punya anak". Dan mungkin itulah kenapa gue akhirnya paham bokap gue memilih tidak dimutasi (mandek dalam karir) ketimbang harus pisah dari nyokap dan anak-anaknya.

Understand that we might be at a LDM phase in the future, I discussed this a lot and was so happy that he provided me with a reasonable answer. I can discuss directly, with honest and open expectation to him.

Bagi gue, menikah dan kemudian memilih untuk memiliki anak adalah sesuatu yang harus dipikirkan matang-matang, didiskusikan berulang kali, disepakati sama-sama. Dan tidaklah penting memenuhi semua ekspektasi sosial: nikah -- lagsung punya anak -- punyak anak 2 -- kemudian? dan kemudian?

Sekarang yang paling penting bagi gue dan pasangan adalah inner peace and happiness at our own pace. 

Komentar

Yona mengatakan…
Wahhh.. Setujuu

Postingan Populer