Dimana Tuhan dalam Skripsi Mu?(part 2)
Tuhan bukan Pribadi yang hanya aku sanjung di Kata PengantarTetapi, Tuhan sendirilah yang menghidupkan keseluruhan skripsiku; seluruh ceritanya.
Dipagi hari, sebelum memulai segala sesuatu, aku menahan diriku untuk tidak berkeluh kesah. Tapi memang aku tidak sanggup; mungkin mental ku tidak sekuat itu. Rasanya aku ingin menghilang dari berbagai tanggung jawabku ini, sebentar saja...
disuatu pagi, aku menceritakan kondisi skripsiku kepada senior ku yang dulunya adalah mahasiswi bimbingan dospemku. dengan polos aku bertanya,
"kak, dalam kurang dari 2 bulan, aku bisa ga ya kejar ketertinggalan? takut banget kak"
"bisalah dek, tenang saja."
"tapi aku belum bab 4 sama sekali"
"bisa kok dek dikejar. tapi ingat ya, jangan tinggalkan pelayananmu di POFE. Kalau memang Tuhan ijinkan kamu untuk lulus 3,5 tahun, ya memang akan ada jalan. Pelayanan tetap harus jalan"
rasanya aku membeku sebentar.
karena aku baru mempertimbangkan itu. aku mau tinggalkan pelayanan ku saja. aku menghilang saja, untuk skripsi saja aku sudah tidak sanggup, apalagi ditambah pelayanan?
tapi jariku mengetik.....
"iya kak, tenang saja" - mungkin ini ungkapan hati, walaupun logikaku sedang bertentangan. memang sempat Rin pelayanan ditengah himpitan skripsi?
Maka, inilah yang aku pelajari.
Tuhan tidak pernah meminta nama-Nya disebut sebagai prioritas nomor satu di Kata Pengantar. Tetapi Dia meminta sebagai prioritas nomor satu didalam kehidupan apapun kondisinya. Sehingga, Ia menguji ucapanku yang tadi....
Bertepatan seminggu sebelum deadline skripsi, aku diminta menjadi pemusik di persekutuan Jumat.
Sungguh, aku bingung saat itu. Begitu besar kesempatan ku untuk mendustai perkataanku beberapa tempo lalu kepada senior ku itu, tetapi..... sudah sebaik ini Tuhan dalam kehidupan ku, masakan untuk beberapa saat tidak ada untuk-Nya?
aku mengiyakan pelayanan itu. aku latihan 4x dalam seminggu, waktu lowong yang biasanya ku gunakan untuk skripsi atau (sedikit) menambah jam tidur beralih menjadi waktu untuk latihan. rasanya, aku ingin pelayanan ini yang terbaik.....
Hingga deadline skripsi, aku hanya bisa menyelesaikan 70% bab 4, tanpa menyentuh bab 5.
Tetapi, dosen pembimbingku mau menandatangani skripsiku untuk siap diuji dengan penambahan bab 4 dibeberapa aspek analisis. ah sungguh baik. Kesempatan kedua datang dan aku langsung menyelesaikannya dalam dua minggu.
Pagi itu, sebelum malam natal, aku bimbingan semua bab dari Bab 1 hingga 5. Dengan muka pucat karena hanya tidur 2 jam, aku mendatangi kantor Pertamina Pusat. Sejujurnya aku takut. Aku hanya mendekap Bab 4 yang sudah mencapai 100 halaman itu sambil menunggu giliran untuk bimbingan. Maklum saja, dosen pembimbingku memiliki banyak anak bimbingan di S2 dan satu orang di Ekstensi....
"Bu, ini saya sudah selesai sampai Bab 5. Cuma mungkin, masih kurang di Bab 3. Saya bingung teknik analisis datanya harus saya jabarkan seperti apa ya?"
Dosenku mulai membuka lembaran Bab 4. Dan, tidak ku sangka, dosen ku setertarik itu untuk menjadikannya sebuah buku. Entah akan diserius-kan atau tidak, tapi respon itu sungguh menambah semangat untuk berjuang hingga sidang nanti. Puji Tuhan! selangkah lagi menuju sidang...
12 Januari 2015
Inilah tanggal yang menyatakan aku lulus dari FEUI.
Aku bersyukur, aku berterimakasih, dan perasaan ku campur aduk tentang hal ini. sungguh, Tuhan baik. Sidangku mungkin tidak serumit apa yang dialami temanku. Sidangku diwarnai diskusi yang menyenangkan, penuh insight dan bahkan kami tertawa bersama didalam.
Semarak yang tidak kalah menyenangkan datang dari teman - teman sejawat. Ramai sekali!! Aku tidak mengumbar tanggal sidang ku. Aku hanya memberi tanggalku kepada orang yang bertanya dan ku janjikan jawabannya secara personal. Hanya itu. Tetapi memang, Tuhan sangat baik, kehadiran mereka menambah kelengkapan kebahagiaan di sidangku. Terimakasih, teman sejawat!
![]() |
| kak Yokeu & Zaki Terimakasih banyak kak sudah menyempatkan diri kembali ke Jakarta padahal baru tiba di Bandung. Cuma untuk apa? Iya, cuma untuk menghadiri sidang. Terimakasih sudah datang :) |
![]() |
| Tepi - Sasa - Gomgom Para petinggi Himpunan Mahasiswa Manajemen. Pernah bergabung saja tidak pernah, tapi amazingly and surprisingly mereka datang he he he. Terimakasih ya! |
![]() |
| Rainer & Kenneth Petinggi Himpunan Mahasiswa Akuntansi. Terimakasih sudah datang teman sejawat meskipun saya sudah pensiun dari hima, tapi tetep dong main bareng. Yeay! sukseskan hima! |
![]() |
| Hallo account representative PO FE UI, terimakasih atas kehadiranmu! Tuhan memberkati |
![]() |
| Ini dia para pengurus baru PO FE untuk tahun 2015/2016. Selamat melayani Tuhan, terimakasih sudah sepakat menghadiri sidang saya, full team! |
![]() |
| Dan keseluruhan, Terimakasih Tuhan & Terimakasih atas Kehadirannya, Petjah! <3 td="">3> |
Dan disinilah aku belajar bahwa....
Berhentilah berkeluh kesah, berhentilah mengimajinasikan bahwa segala sesuatu mudah.
Biarkan saja apa adanya, biarkan sulit dan biarkan rumit, biarkan cerita itu terlukiskan sendiri. Tetapi, selalu libatkanlah Tuhan dalam lukisan cerita itu, karena pasti akan selalu ada pelangi sehabis hujan.
Tuhan tidak membuat skripsiku menjadi mudah, tetapi Dia memberikan kekuatan yang lebih banyak dibanding yang aku duga. Tuhan tidak membuat satu hari menjadi lebih 24 jam, atau menunda deadline skripsi, tetapi Tuhan memberikan hikmat menggunakannya. Tuhan tidak membuat orang disekitar ku untuk mengerti bebanku, justru tanggung jawab semakin tinggi diberikan, tetapi Tuhan membuatku belajar untuk bekerja dalam tekanan. Sehingga, seperti yang aku janjikan kepada Tuhan, skripsi ini saya persembahkan seluruhnya kepada Tuhan. Kemulianlah bagi nama Mu!
P.S: Bagi yang akan menjalani proses skripsi kedepannya, nikmati saja prosesnya & tetap bertekun. Tuhan memberkati! :)







Komentar