I Thank God for Them

"Aku bersyukur kepada Tuhan atas keberadaan orang - orang, yang tanpa ku minta, membantuku melaksanakan tanggung jawab ku ditengah keterbatasan waktu & kapasitas yang ada. Untuk setiap materi yang ku berikan sesekali, sesungguhnya itu bentuk penghargaanku dan bukanlah alasan tanggung jawab ku tersebut menjadi hilang"


Ada sebuah tanggung jawab besar didalam kehidupan manusia.
Terutama ialah, memelihara dan bertanggung jawab atas kehidupannya sendiri. Tapi, jelas, menurutku ini adalah tanggung jawab paling berat yang tidak bisa diatasi manusia seorang diri. Paling tidak, kita membutuhkan orang lain untuk melakukan hal tersebut untuk kita. Bukan karena kita raja yang harus dilayani, tapi karena kita tidak mampu, bahkan ketika kita mampu, tidak ada cukup waktu untuk melakukannya. 


Sejujurnya, didalam tulisan ini, aku ingin berterimakasih kepada mama yang telah membuat ku makanan untuk bekal siang ku dikantor, dan yang sedemikian rupa setia membereskan pakaianku hingga layak dipakai kembali. Ku berterimakasih pula kepada papa yang sudah menyempatkan singgah ke SCBD untuk sekedar menjemputku lembur. Sungguh, tanpa mama & papa mungkin aku sudah lelah berempong ria. 

Hampir sebagian besar tanggung jawabku ditanggung oleh orang lain.
I got everything so well-done dan kadang membuat terlena. Ya ga sih? Dan segala sesuatu menjadi sangat praktis, bukan kah seharusnya malu? sejujurnya aku sangat malu.

dipagi hari, aku sudah melihat bekal aku siap sedia. Mama sudah masak, atau kalaupun tidak, aku bisa beli makan siang dikantor (siap saji). Praktis.
dimalam hari, aku tidak perlu repot mencuci baju, atau pun menyetrika pakaian untuk esok hari, karena toh dilemari sudah tersedia yang rapih. Atau aku bisa membawanya ke laundry, dan tarang! Well done, cepat kering dan sudah rapih.

tapi jujur ini membuat aku sangat tidak enak.
kenapa? karena seharusnya aku yang melakukannya. Seperti, membuat makanan & mencuci - menyetrika baju bagi diriku. Dua hal yang aku sangat butuh orang lain melakukannya. Sesungguhnya bukan aku tak bisa, tapi ketiadaan waktu  & tenaga untuk melakukannya. Bangun jam 5 dan kembali kerumah jam 11 malam, kadang membuat ku sangat lelah sehingga tak sanggup menjamah hal lain.
Yang bisa ku lakukan hanyalah menjaga kebersihan kamar, segala piring & gelas, dan kebersihan rumah dikala sabtu minggu.

okeh ini curhat.
tapi sesungguhnya jujur, aku berterimakasih...




Komentar

Postingan Populer