Happy Birthday Stefan! :)

It has been 4 weeks or already 1 month; it should be super late to say:

"Selamat Ulang Tahun, Stefan Andreas Natigor Sagala!"



Selamat bertambah tua, hai Pria bersuara bass!
Tua secara usia, tetapi tetaplah berjiwa muda didalam melayani Tuhan. Seperti yang setiap kali aku lihat ketika kamu menyiapkan diri didalam suatu pelayanan dalam bentuk apapun. Mulut kamu mungkin mengeluarkan kalimat berkeluh kesah, ah begini dan ah begitu, tapi aku tau, hati kamu tidak pernah mengeluh jika itu untuk kemuliaan Tuhan.
Tetaplah demikian, bahkan jika sudah lanjut usia mu. 
Disitulah letak utama aku mengagumi mu.

Aku selalu merenung, apa sekiranya hadiah paling indah dimasa hidup manusia?

Jika aku menilik kitab perjanjian lama, maka aku selalu suka dengan kisah raja Salomo yang meminta hikmat & kebijaksanaan kepada Tuhan dibandingkan meminta kekayaan yang berlimpah ruah, atau kemenangan dalam setiap peperangan.
Jadi, itulah yang sungguh - sungguh aku minta didalam doa dimalam pergantian usia mu.
aku tau hikmat itu tidak serta merta dapat diraih dalam sekejap; sebab Amsal 8:17b berkata hikmat harus dicari dengan ketekunan. Semoga doa ku didukung pula dengan ketekunan kamu mencari hikmat itu sendiri.

Aku berharap seiring kamu melewati hari, seiring itu pula hikmat & kebijaksanaan nyata dan terpancar didalam kepribadian mu; seperti yang tertulis jelas dalam Amsal 8.
Sederhana nya, aku berdoa agar setiap perkataan maupun perbuatan mu memancarkan keadilan, kebenaran, kerendahan hati, integritas dan pengetahuan yang setiap hari dibentuk oleh Tuhan.

Akhirnya, genap dua puluh tiga tahun ;)
Kata orang, usia ini merupakan usia kejayaan didalam masa muda. Usia yang membuat kita sangat mudah untuk membeli segala sesuatu yang bertuliskan 17++, mengakses segala sesuatu yang 21++, atau bahkan menikah pun sudah diperbolehkan menurut undang - undang. Seperti tidak ada batas dan tidak boleh ada yang membatasi.

Kata aku, usia ini adalah tentang perjuangan; perjuangan untuk melaksanakan Visi Allah.
Ruang gerak maupun keinginan daging mu tentu dibatasi oleh Otoritas Allah; tidak apa ya kan?

Sejujurnya setiap kali aku membaca kisah tentang Yusuf, aku selalu terbayang tentang kamu.
Tiap kali mendoakan kamu, aku selalu mendoakan kamu dibentuk seperti Tuhan membentuk kepribadian Yusuf. Mungkin inilah yang bisa sedikit aku catat:

Dia teladan dalam mengampuni, bahkan untuk hal yang mungkin sudah menimbulkan kepahitan
Dia teladan dalam bekerja keras, bahkan saat dijadikan budak pun dia sangat rajin & kerajinannya pun tak kendor bahkan ketika dia mendapatkan seluruh kuasa dari Potifar.
Dia teladan dalam setia kepada Allah, bahkan didalam keadaan terpuruknya pun, ketika Yusuf dipenjara, dia selalu ingat kepada Allah.
Dia teladan dalam bertanggung jawab, jujur dan apa adanya, bahkan ketika kekayaan Potifar dipercayakan kepadanya, Ia tidak mengambil kesempatan untuk memperkaya dirinya
Dia teladan dalam integritas, ketegasan & prinsip, hal yang paling menarik adalah ketika dia dengan tegas menolak bersetubuh dengan istri Potifar. Penolakan yang sangat tegas, dan memiliki alasan yang fundamental mengapa dia menolak.

Dan, masih akan panjang perjalanan kamu kedepannya; yang tidak pernah bisa kita prediksi. Toh pun jika bisa, pasti itu hanyalah sebatas manusia melakukan perencanaan atas hidupnya. Selebihnya, kita tidak punya kuasa apapun.

Seperti yang senantiasa kamu bilang, "Firman Mu pelita bagi kaki ku, terang bagi jalan ku"
Dan hendaklah itu yang senantiasa menerangi dan menuntun perjalanan hidup kamu kedepannya.


Once again, happy birthday Stefan! God Leads you

Ps. Happy birthday juga buat kembaran ya hahahaha

Komentar

Postingan Populer