Tercampur Aduk Rasa di Tahun 2020 part 1
Tahun 2020 ini sebenarnya tahun yang gue tunggu - tunggu.
Dua pasang sahabat terdekat gue akan menikah tahun ini;
Ditambah lagi, salah satu bucket list gue, akan bisa gue checklist :"
Tapi aneh, beberapa kali gue bermimpi tentang "reschedule pesawat"; "ganti jam penerbangan".
Akhir Februari 2020 samar - samar menghilangkan harapan - harapan itu. Ketika Eropa mengumumkan kasus Covid-19 pertama kali. Italia dan disusul oleh negara Eropa lain. Sungguh pun demikian, semua berjalan diluar kendali manusia.
Dibulan yang sama, beberapa pejabat dinegeri kita masih menganggap remeh pandemi ini. Katanya "tidak mungkin, apalagi di iklim seperti di Indonesia". Senyuman lebar terpampang diberbagai media, yang makna nya terlalu banyak menimbulkan penafsiran.
Maret 2020, Presiden mengumumkan 2 kasus positif di Indonesia. Aku tidak langsung percaya karena dari kalkulasi kasar yang tidak ada basis, aku rasa sebenarnya kasusnya sudah ada ratusan pada saat itu. Gerakan kita telalu lambat, terlalu berbelit atau mungkin dililit birokrasi?
Entah pertimbangan apa yang dilakukan Pemerintah,
Entah serunyam apa variabel yang mereka sedang pikirkan,
seolah - olah kita tidak pernah bersiap akan adanya kemungkinan ini dan menjadi kalang kabut ketika akhirnya 'giliran Indonesia' untuk merasakannya.
Komentar