tidak ada asumsi dalam sebuah hubungan

ada sebuah konsep yang suka terlupakan dalam kamus hidup manusia.
sebuah konsep yang sebenarnya kita sudah sama - sama pahami dalam alam bawah sadar kita.
namun kita enggan mengucapkannya, karena kita punya ekspektasi yang sebaliknya.

kita lupa bahwa ...

"Orang yang terdekat dengan kita adalah orang yang sangat berpotensi menyakiti hati kita tanpa disadari"

kita tidak perlu berdebat tentang ini.
karena sebenarnya, kita lah yang memberi ruang untuk ini.

kita tidak perlu mengelak tentang ini
karena sebenarnya, kita bisa melihat luka dihati masing - masing yang kemudian membentuk perspektif.

sama seperti dua benda yang didekatkan terus menerus,
satu sama lain akan memberikan gaya aksi dan reaksi; atau memberikan tekanan.

jadi, aku anggap ini bagian dari kehidupan yang memberi rasa dalam hubungan.
seperti besi menajamkan besi demikianlah manusia menajamkan sesamanya. 

tapi yang paling aku harapkan. tidak ada asumsi dalam hubungan.
kita selalu bisa duduk bersama dan berbincang sambil meminum kopi. 
kita selalu bisa turunkan nada untuk bisa jadi senada.

jangan gunakan asumsi apapun dalam berkomunikasi.
kita bukan kondisi ekonomi yang perlu diprediksi.
kita adalah masa sekarang yang harus selalu berbenah.


"rasa sakit yang ditimbulkan, namun juga adalah orang terakhir yang memeluk dan berdiri disisi mu hingga akhir, pada akhirnya tetaplah keluarga" - Sung Deok Sun, reply 1988.

Komentar

Postingan Populer